Headset Noise Cancelling, Tingkatkan Kenyamanan Mendengar Musik Tanpa Gangguan

Posted on

Di zaman digital serba cepat berubah ini, permintaan akan perangkat audio berkualitas tinggi semakin besar, terutama untuk individu yang bekerja dari rumah, sering bepergian, atau ingin menikmati musik dengan kualitas terbaik. Salah satu inovasi teknologi audio yang paling diminati saat ini adalah headset noise cancelling.

Teknologi ini tidak hanya memberikan pengalaman mendengarkan yang jernih, tetapi juga menciptakan ruang pribadi tenang di tengah kebisingan dunia luar.

Headset Noise Cancelling
istockphoto.com

Memahami Headset Noise Cancelling

Headset yang memiliki fitur peredam bising adalah headset yang terancang untuk mengurangi atau menghilangkan suara latar yang tidak diinginkan. Teknologi ini berfungsi dengan dua cara, yaitu passive noise cancelling dan active noise cancelling (ANC).

Keuntungan Menggunakan Headset Ini

Headset yang dilengkapi dengan teknologi peredaman bising mampu meredakan suara bising dari sekitar. Menggunakan ini, pengguna dapat menikmati pengalaman mendengarkan audio dengan lebih nyaman dan jelas tanpa gangguan suara lain. Oleh karena itu, headset dengan fitur peredam bising bisa menjadi pilihan baik untuk meningkatkan kualitas audio dan kenyamanan saat mendengarkan.

Tipe headset ini juga bermanfaat untuk melindungi pendengaran. Hal ini dikarenakan pengguna tidak perlu meningkatkan volume secara berlebihan hanya untuk mengurangi kebisingan dari luar. Karena itu, headset jenis noise cancelling sangat dianjurkan untuk mereka yang bekerja dalam lingkungan bising, pengguna transportasi umum, atau siapa saja jika ingin fokus pada audio tanpa gangguan.

Perbedaan Antara Reduksi Suara dan Pembatalan Suara dalam Headset

Menurut pengalaman Dennis Novriandi, reduksi suara mengurangi kebisingan. Caranya dengan memproses sinyal asli. Sementara pembatalan suara menggunakan gelombang suara berlawanan yang ditangkap oleh mikrofon. Tujuannya untuk meredakan kebisingan. Meskipun cara kerjanya berbeda, namun kedua istilah ini sering digunakan dalam konteks headset untuk merujuk pada pengurangan kebisingan.

Panduan Memilih Headset Sesuai

Saat mencari headset noise cancelling terbaik, pengguna bisa mempertimbangkan jenis peredaman bising yang digunakan. Selain itu, perhatikan juga jenis konektivitas, rentang frekuensi, dan desainnya.

Berikut ini adalah penjelasan lebih detail.

1. Pilihlah Tipe Headset Berdasarkan Tempat dan Tingkat Kebisingan

Headset dengan fitur peredaman bising dibagi menjadi dua kategori, yaitu active noise cancelling dan passive noise cancelling. Untuk kenyamanan dan pengalaman mendengarkan lebih baik, pilihlah berdasarkan lokasi penggunaan dan tingkat kebisingan yang dihadapi.

Pilih headset ANC untuk penggunaan di luar ruangan atau dalam situasi bising yang tidak dapat dikontrol. Teknologi ini mengurangi kebisingan dengan menciptakan gelombang suara berlawanan guna menetralkan suara bising. Ini sangat efektif untuk mengatasi kebisingan sulit atau bahkan tidak mungkin dikendalikan oleh pengguna secara langsung.

Sebaliknya, untuk penggunaan dalam ruangan, pengguna bisa menggunakan tipe PNC. Tipe ini tidak memerlukan sumber daya baterai atau teknologi elektronik sehingga umumnya lebih ringan dan sederhana. Headset ini dirancang untuk memblokir suara luar dengan desain earcup tebal dan pas di telinga. Karena itu, headset PNC lebih cocok untuk mengurangi atau menutup suara bising.

2. Perhatikan Tipe Konektivitas

Saat memilih headset noise cancelling, sesuaikan konektivitas dengan kebutuhan. Ada dua pilihan konektivitas yang tersedia, yaitu Bluetooth dan kabel. Headset Bluetooth memberikan kenyamanan tanpa kabel, sementara tipe berkabel menawarkan kestabilan suara.

3. Pilih Frekuensi Rata dengan Rentang Luas

Frekuensi rata berarti respons frekuensi yang uniform di seluruh rentang suara. Sementara itu, rentang suara speaker-nya yang luas mencakup keseluruhan spektrum frekuensi, dari bass hingga treble.

Kepala set dengan respons frekuensi datar memberikan suara yang seimbang dan alami. Pengguna dapat menikmati musik dengan akurat, sesuai dengan niat asli dari pembuatnya. Di sisi lain, headset dengan rentang frekuensi yang luas, seperti dari 20 Hz hingga 20 kHz, dapat menangkap seluruh spektrum suara.

Suara dihasilkan bisa mencakup bass yang dalam maupun treble jelas. Pengalaman mendengarkan musik, menonton film, serta bermain game menjadi lebih baik dengan audio detail dan kaya.

4. Perhatikan Desainnya

Ada dua tipe headset, yaitu on-ear atau over-ear. Earpad dari headset on-ear diletakkan di atas telinga dan ukurannya lebih kecil, membuatnya mudah dibawa. Di sisi lain, earpad model over-ear menutupi telinga sepenuhnya sehingga nyaman saat digunakan dalam waktu lama.

Itulah ulasan mengenai headset noise cancelling yang bisa dipahami. Headset ini sangat cocok untuk para pengguna yang menginginkan fitur peredam suara dengan baik. Teknologinya tentu saja bisa menambah kenyamanan saat menggunakan headset-nya.